Titik
terang yang ada di ujung jalan,
teduh
matamu yang memandang seperti arah jarum jam yang kan berjalan kedepan
cinta
yang menegakkan ku pada sebuah kata tanpa makna
terpaku
diam membisu, bergetar kencang seperti pohon
yang
tertiup kencangnya agin yang menerpa, kau hadir bagaikan obak
yang
tiba2 membuat hatiku ini tenggelam.
ku
persembahkan rasa kagumku padamu wahai cintaku...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar